Konvert.id
← Konvert.id

Komponen Builder

Komponen Heading — Judul Seksi di Landing Page

Pemula

Apa itu: Komponen untuk menampilkan judul atau sub-judul di landing page kamu, mulai dari H1 (judul utama) sampai H6 (sub-judul kecil). Kapan pakai: Setiap kali kamu butuh teks besar sebagai pembuka seksi — nama produk, tagline, judul bagian fitur, dsb.

Apa itu Heading?

Heading adalah komponen teks besar yang berfungsi sebagai judul di setiap bagian landing page kamu. Di balik layar, heading menggunakan tag HTML semantik (<h1> sampai <h6>) yang membantu mesin pencari seperti Google memahami struktur halaman kamu.

Berbeda dengan komponen Text yang cocok untuk paragraf panjang, Heading dirancang khusus untuk teks pendek yang butuh tampil besar dan mencolok. Editor teksnya sengaja dibuat minimal — tidak ada bold, italic, atau list — karena heading memang bukan tempat untuk konten panjang.

Kapan Pakai Heading?

  • Headline produk / hero section — "Baju Gamis Premium, Gratis Ongkir Se-Indonesia"
  • Judul tiap seksi — "Keunggulan Produk", "Apa Kata Pelanggan Kami", "Cara Pesan"
  • Sub-judul — memecah konten panjang menjadi bagian yang mudah dipindai
  • Tagline brand — teks singkat yang langsung menarik perhatian

Properties

Property Tipe Default Penjelasan
Text Rich text (minimal) "Heading" Konten judul. Mendukung gradient text via <span> inline.
Level Pilihan (H1–H6) H2 Level semantik HTML heading.
Alignment Pilihan Left Rata teks: Left, Center, Right.
Line Height Angka (0.5–3) atau Default Default Jarak antar baris teks.
Letter Spacing Pilihan Normal Jarak antar huruf.

Level: H1 sampai H6

Pilihan level menentukan ukuran visual dan makna semantik heading kamu.

Level Ukuran Gunakan untuk
H1 Paling besar Headline utama halaman — gunakan hanya sekali per halaman (penting untuk SEO)
H2 Besar Judul tiap seksi utama
H3 Sedang-besar Sub-judul dalam seksi
H4 Sedang Sub-sub-judul atau item list yang perlu hierarki
H5 Kecil-sedang Jarang dipakai; untuk hierarki yang sangat dalam
H6 Paling kecil Sangat jarang; biasanya lebih baik pakai komponen Text
⚠️Aturan H1 — Jangan Diulang

Setiap landing page sebaiknya hanya punya satu H1. Mesin pencari Google menggunakan H1 untuk memahami topik utama halaman. Kalau ada dua H1, sinyal SEO jadi lemah.

Letter Spacing

Nilai Tampilan Cocok untuk
Tight Huruf rapat Judul besar agar tidak terlalu lebar
Normal Standar Default yang aman untuk kebanyakan heading
Wide Sedikit longgar Teks pendek / brand name yang ingin terlihat elegan
Wider Lebih longgar Efek grafis / dekoratif
Widest Paling longgar Teks pendek dekoratif, mis. "EKSKLUSIF"

Gradient Text (Fitur Tersembunyi)

Heading mendukung teks bergradasi lewat HTML inline langsung di editor. Caranya: klik ikon </> di toolbar editor, lalu sisipkan snippet ini:

<span style="background-image: linear-gradient(90deg, #f57c00, #e53935); -webkit-background-clip: text; -webkit-text-fill-color: transparent; background-clip: text;">Teks Gradasi</span>

Ganti kode warna sesuai warna brand kamu. Ini berguna untuk menonjolkan kata kunci di headline, misalnya "Dapatkan Hasil Luar Biasa" di mana "Luar Biasa" bergradasi oranye-merah.

Style Universal

Heading mendukung semua properti style umum (margin, padding, background, border, radius, shadow, hide on mobile/desktop, custom CSS). Lihat panduan lengkapnya di Style Universal.

Contoh Penggunaan

Contoh 1 — Hero Headline (H1, Center)

Heading H1 dengan teks "Sepatu Olahraga Premium, Beli 2 Gratis 1", Alignment Center, dan Letter Spacing Tight. Level H1 membuatnya tampil paling besar di halaman, spacing Tight membuat kata-kata terlihat kompak dan powerful — ideal sebagai kalimat pembuka hero yang langsung menjual.

Panel properti komponen heading di builder

H1 center-aligned di builder canvas dengan letter spacing Tight, tampak besar dan dominan sebagai hero headline

Contoh 2 — Section Title (H2, Left)

Heading H2 rata kiri dengan teks "Kenapa Pilih Kami?" dan Letter Spacing Normal. Ukurannya lebih kecil dari H1 namun tetap menonjol sebagai pembuka seksi — memberikan hierarki visual yang jelas antara headline halaman dan judul-judul bagian di bawahnya.

H2 rata kiri sebagai section title di bawah H1, hierarki ukuran teks terlihat jelas di canvas builder

Contoh 3 — Sub-Heading dengan Gradient Text (H3)

H3 Alignment Center dengan kata kunci "50%" diberi warna gradient oranye-kuning menggunakan inline HTML <span> dengan background-clip: text. Kata kunci bergradasi langsung menarik perhatian ke angka value proposition utama tanpa harus membuat seluruh teks berwarna mencolok.

H3 dengan kata "50%" bergradasi oranye-kuning di antara teks biasa, tampil di halaman publik dengan efek gradient terlihat jelas

Tips & Gotchas

💡Hierarki Logis

Susun heading berurutan: H1 → H2 → H3. Jangan langsung loncat dari H1 ke H4. Struktur yang logis membantu SEO dan keterbacaan.

💡Heading Bukan Paragraf

Kalau kamu butuh lebih dari satu kalimat, pakai komponen Text bukan Heading. Heading idealnya 1–10 kata yang padat.

⚠️Editor Minimal by Design

Kamu tidak akan menemukan tombol bold atau italic di editor Heading — ini disengaja. Heading sendiri sudah tampil bold secara visual. Kalau butuh penekanan teks di dalam kalimat panjang, pakai komponen Text.

💡Line Height untuk Heading Besar

Untuk H1 dan H2 yang ukurannya besar, coba set Line Height ke 1.1 atau 1.2 agar antar baris tidak terlalu renggang dan tampak kompak.

Siap buat landing page pertamamu?

Daftar Konvert gratis dan mulai jualan online hari ini.

Daftar Sekarang