8. Orders
8.3 Follow-up WhatsApp di Orders
Kirim pesan follow-up WhatsApp ke pembeli pakai template siap-pakai — langsung dari daftar atau detail pesanan, dengan pesan yang sudah otomatis terisi nama, produk, dan total belanja mereka.
Prasyarat
- Sudah punya pesanan masuk (lihat tutorial 22)
- Nomor WhatsApp pembeli tersimpan di data pesanan
Hasil akhir: Kamu bisa kirim pesan follow-up WhatsApp ke pembeli langsung dari daftar atau detail pesanan, dengan pesan yang sudah otomatis terisi nama, produk, dan total belanja mereka. Butuh: Pesanan aktif di dashboard Konvert, nomor WhatsApp pembeli tercatat di pesanan.
8.3.1Ringkasan
Follow-up adalah kunci jualan. Pembeli yang belum bayar sering hanya butuh diingatkan — dan pembeli yang sudah lunas bisa jadi peluang upsell. Fitur Follow-up WhatsApp di Konvert menyediakan 5 slot template pesan yang bisa kamu isi sekali, lalu pakai berulang kali dengan satu klik. Pesan otomatis terisi data pembeli, jadi tidak perlu ketik ulang setiap kali.
8.3.21. Siapkan Template Follow-up
Sebelum bisa mengirim follow-up, isi dulu template pesannya di Settings.
- Di sidebar kiri, klik Settings.
- Pilih Follow-up WA. Kamu akan melihat halaman "Template pesan WhatsApp" dengan intro: "Buat sampai 5 template pesan siap pakai. Tombolnya muncul di daftar order dan halaman detail order."
- Kamu akan melihat 5 slot template yang bisa diisi.

Isi Tiap Slot Template
Tiap slot punya dua bagian yang perlu diisi:
| Bagian | Keterangan |
|---|---|
| Nama Tombol | Label singkat yang tampil sebagai nama di menu Follow-up, contoh: "Reminder 1" atau "Upsell Produk" |
| Isi Pesan | Teks pesan yang akan dikirim ke pembeli |
Variabel Otomatis di Isi Pesan
Kamu bisa sisipkan variabel di dalam isi pesan — sistem akan menggantinya otomatis sesuai data pesanan:
| Variabel | Diganti dengan |
|---|---|
{nama} |
Nama pelanggan |
{produk} |
Nama produk yang dipesan |
{total} |
Total harga pesanan |
{link_order} |
Link langsung ke halaman pesanan pembeli |
Contoh Nama Tombol: Reminder 1
Contoh Isi Pesan:
Halo {nama}, terima kasih sudah pesan {produk} di toko kami 🙏
Pesananmu senilai {total} masih menunggu pembayaran ya. Segera selesaikan sebelum kehabisan stok:
{link_order}
Ada pertanyaan? Langsung balas WA ini aja 😊

- Isi slot-slot lain sesuai kebutuhanmu — misalnya "Reminder Tegas", "Konfirmasi Bayar", "Upsell Produk", "Terima Kasih".
- Setelah selesai, klik Simpan. Template siap dipakai dari halaman Orders.
Catatan: Semua template yang sudah kamu isi akan muncul untuk setiap pesanan — tidak ada filter berdasarkan status pembayaran. Kamu yang memilih template mana yang paling sesuai untuk pembeli itu.
8.3.32. Kirim Follow-up dari Daftar Orders
Cara tercepat mengirim follow-up tanpa harus buka satu-satu pesanan.
- Di sidebar kiri, klik Orders.
- Temukan pesanan yang ingin di-follow-up (gunakan kolom pencarian atau filter status kalau pesanan banyak).
- Di baris pesanan tersebut, klik tombol Follow up — tombol ini berbentuk dropdown.
- Muncul menu berisi semua template yang sudah kamu isi, ditampilkan berdasarkan Nama Tombol masing-masing (mis. "Reminder 1", "Reminder Tegas", "Konfirmasi Bayar", "Upsell Produk", "Terima Kasih"). Di bagian bawah menu ada tautan "Kelola template" untuk langsung ke halaman Settings.
- Klik salah satu template.
- WhatsApp (wa.me) otomatis terbuka di tab baru dengan pesan sudah terisi lengkap — nama, produk, total, dan link order sudah diganti otomatis.
- Tinggal klik Kirim di WhatsApp.

Catatan: Kalau pesanan tidak punya nomor WhatsApp pembeli, tombol follow-up tidak bisa dipakai. Pastikan pembeli mengisi nomor WA saat checkout.
8.3.43. Kirim Follow-up dari Detail Pesanan
Cara ini cocok kalau kamu sedang membaca detail pesanan dan ingin langsung follow-up dari sana.
- Dari halaman Orders, klik nama atau nomor pesanan untuk membukanya.
- Di halaman detail pesanan, klik tombol Follow up — dropdown yang sama seperti di daftar Orders.
- Menu terbuka menampilkan semua template yang sudah kamu isi. Template yang sudah pernah dikirim ke pesanan ini menampilkan keterangan "Terakhir dikirim · <tanggal, jam>" di bawah nama tombolnya (mis. "Reminder 1 — Terakhir dikirim · 13 Jun, 16.15").

-
Klik template yang ingin dikirim.
- Kalau template belum pernah dikirim ke pesanan ini → WhatsApp langsung terbuka di tab baru dengan pesan terisi otomatis.
- Kalau template sudah pernah dikirim → muncul dialog konfirmasi bawaan browser yang menanyakan apakah kamu ingin kirim ulang.
-
Kirim pesannya di WhatsApp.
Riwayat Follow-up Tersimpan Otomatis
Setelah mengirim follow-up dari halaman detail, sistem mencatat pengiriman itu. Di halaman detail pesanan kamu akan melihat bagian "Riwayat follow-up" yang merangkum semua template yang sudah dikirim beserta waktunya — contoh: "Riwayat follow-up · 1× Reminder 1 · 13 Juni 2026 pukul 16.15".

Ini membantu kamu:
- Tidak kirim pesan yang sama dua kali tanpa sadar.
- Tahu kapan terakhir kali pesanan ini di-follow-up.
- Memutuskan langkah selanjutnya (misalnya, sudah kirim "Reminder 1" kemarin, hari ini kirim "Reminder Tegas").
8.3.5Tips
- Gunakan variabel biar personal. Pesan yang menyebut nama pembeli dan nama produknya terasa lebih personal dan meningkatkan kemungkinan respons dibanding pesan yang generik.
- Isi semua 5 template sekali di awal. Susun alur: Reminder 1 (lunak) → Reminder Tegas → Konfirmasi Bayar → Upsell Produk → Terima Kasih. Sekali setup, bisa dipakai terus untuk semua jenis pesanan.
- Cek Riwayat follow-up sebelum kirim. Di halaman detail pesanan, kamu langsung tahu template mana yang sudah dikirim — jadi tidak perlu mengira-ngira.
- Nomor WA wajib ada. Kalau banyak pesanan yang tidak punya nomor WA pembeli, pertimbangkan untuk menambahkan field nomor HP sebagai field wajib di form order landing page-mu.
8.3.6Hasil Akhir
Setelah tutorial ini, kamu sudah bisa:
- Menyiapkan hingga 5 template pesan follow-up dengan Nama Tombol dan Isi Pesan (plus variabel otomatis) di Settings → Follow-up WA
- Mengirim follow-up dari daftar Orders menggunakan dropdown Follow up yang menampilkan semua template
- Mengirim follow-up dari halaman detail pesanan, melihat template mana yang sudah pernah dikirim, dan menggunakan konfirmasi kirim ulang jika perlu
- Melihat Riwayat follow-up di detail pesanan agar tidak ada yang terlewat
Last reviewed: 2026-06-14
Siap buat landing page pertamamu?
Daftar Konvert gratis dan mulai jualan online hari ini.
Daftar Sekarang