Komponen Builder
Page Settings — Konfigurasi Level Halaman Landing Page
Tentang Page Settings
Page Settings adalah kumpulan konfigurasi yang berlaku untuk seluruh landing page — bukan per komponen. Di sinilah kamu mengatur SEO, tema warna, font, kode tracking, dan berbagai pengaturan tingkat halaman lainnya.
Cara akses:
- Klik ikon Settings (gerigi) di toolbar atas builder, atau
- Klik tombol "Page Settings" di panel kiri builder
SEO

Pengaturan ini menentukan bagaimana halaman kamu muncul di Google dan saat link-nya dibagikan ke media sosial atau WhatsApp.
Meta Title
Judul halaman yang tampil di tab browser dan di hasil pencarian Google.
| Detail | Keterangan |
|---|---|
| Panjang ideal | 50–60 karakter (lebih panjang akan terpotong di SERP) |
| Default | Biasanya diisi otomatis dengan nama LP saat pertama dibuat |
| Tips | Sertakan kata kunci utama produk, jangan hanya nama toko |
Contoh yang baik: "Sepatu Lari Premium X1 — Gratis Ongkir Seluruh Indonesia"
Contoh yang kurang optimal: "Landing Page Toko Saya"
Meta Description
Teks deskripsi pendek yang muncul di bawah judul di hasil pencarian Google.
| Detail | Keterangan |
|---|---|
| Panjang ideal | 140–155 karakter (lebih panjang terpotong) |
| Pengaruh SEO | Tidak langsung mempengaruhi ranking, tapi sangat mempengaruhi click-through rate |
| Tips | Sertakan manfaat utama + call to action singkat |
Contoh: "Sepatu lari ringan dengan teknologi foam rebound. Cocok untuk semua medan. Gratis ongkir + garansi 30 hari. Pesan sekarang!"
Open Graph Image
Gambar yang ditampilkan saat link landing page-mu dibagikan di Facebook, Instagram Story, Twitter/X, atau WhatsApp.
| Detail | Keterangan |
|---|---|
| Ukuran ideal | 1200 × 630 piksel (rasio 1.91:1) |
| Format | JPG atau PNG |
| Tips | Pakai gambar produk atau banner promosi yang menarik — gambar ini sangat berpengaruh pada CTR dari share link |
Banyak traffic landing page datang dari share link WhatsApp dan Facebook. OG Image yang bagus bisa meningkatkan CTR dari share link secara signifikan. Jangan skip ini.
Canonical URL
URL resmi halaman ini untuk menghindari duplicate content di mata Google.
Dalam kebanyakan kasus, kamu tidak perlu mengubah ini. Berguna jika:
- Halaman yang sama bisa diakses lewat beberapa URL berbeda
- Kamu punya versi A/B test yang menunjuk ke halaman yang sama
- Kamu ingin memberi sinyal ke Google bahwa versi tertentu adalah yang "asli"
No-Index
Toggle untuk menyembunyikan halaman dari hasil pencarian Google.
Kapan aktifkan No-Index:
- Thank-you page setelah pembelian — tidak perlu muncul di Google
- Internal page yang hanya untuk customer tertentu (via direct link)
- Halaman uji coba yang belum siap dipublikasikan ke publik luas
- Halaman duplikat untuk A/B test
Kalau kamu aktifkan No-Index lalu ingin halaman muncul di Google lagi, matikan toggle-nya. Tapi perlu waktu beberapa minggu sampai Google crawl ulang dan indexing-nya update.
Theme

Theme Mode
| Mode | Penjelasan |
|---|---|
| Light | Halaman dengan background terang (default) |
| Dark | Halaman dengan background gelap — semua komponen menyesuaikan |
| Custom | Kamu override warna secara manual via section Colors di bawah |
Colors
5 color token yang menjadi "palet" seluruh landing page. Ubah satu kali di sini, semua komponen yang menggunakan token tersebut otomatis ikut.
| Token | Fungsi |
|---|---|
| Background | Warna dasar background halaman |
| Foreground | Warna teks utama (body text, heading default) |
| Primary | Warna aksen utama — dipakai tombol CTA, highlight, link |
| Secondary | Warna aksen kedua — untuk elemen pendukung |
| Accent | Warna sorotan khusus — badge, tag, indicator |
Manfaatkan fitur Colors untuk menjaga konsistensi brand. Set Primary ke warna brand utama kamu sekali, dan semua tombol + highlight akan otomatis menggunakan warna itu. Jauh lebih efisien daripada set warna satu per satu di tiap komponen.
Kalau Light dan Dark tidak cocok, pilih Custom dan override token Colors satu per satu. Ini memberi kamu kontrol penuh tanpa harus set warna di setiap komponen.
Fonts
Heading Font
Font untuk semua komponen Heading (H1–H6). Pilih dari dropdown Google Fonts.
Body Font
Font untuk semua komponen Text, label form, dan teks-teks non-heading lainnya.
Mono Font (opsional)
Font monospace untuk code block atau elemen yang butuh tampilan "kode". Biasanya tidak perlu diubah.
Untuk landing page penjualan, kombinasi yang terbukti efektif:
- Heading: Font tebal dan berkarakter (Playfair Display, Montserrat, Poppins)
- Body: Font yang sangat terbaca (Inter, Lato, Open Sans)
Jangan pakai lebih dari 2 font berbeda dalam satu halaman — akan terlihat berantakan.
Container Width
Lebar maksimum konten halaman. Konten akan terpusat di tengah layar, dengan ruang kosong di kiri-kanan di layar lebar.
| Nilai | Lebar Max | Kapan Pakai |
|---|---|---|
| Small | 640px | Halaman minimalis, teks-heavy, newsletter-style |
| Medium | 768px | Artikel panjang, halaman informasi |
| Large | 1024px | Landing page produk umum — seimbang |
| Extra Large | 1280px | Halaman dengan banyak visual, grid lebar |
| Full Width | 100% | Hero image full-screen, halaman yang sengaja edge-to-edge |
Container Large adalah titik manis untuk landing page produk — cukup lebar untuk gambar dan grid, tapi tidak terlalu lebar sehingga teks jadi susah dibaca di monitor besar.
Custom Code

Sisipkan kode Custom HTML/JS/CSS ke posisi tertentu di halaman — berlaku untuk seluruh LP, bukan per komponen.
Head (<head>)
Dimasukkan di dalam tag <head> HTML. Cocok untuk:
- Meta tag tambahan (Open Graph custom, Twitter Card)
- Preload font eksternal
- Schema.org structured data (JSON-LD)
- Stylesheet eksternal via
<link>
Body Start (awal <body>)
Kode yang dimasukkan tepat setelah tag <body> dibuka. Cocok untuk:
- Script yang perlu diload sangat awal
- Noscript fallback untuk tracking
Body End (akhir <body>)
Kode yang dimasukkan tepat sebelum tag </body> ditutup. Ini posisi terbaik untuk script tracking karena tidak memblokir render halaman.
Cocok untuk:
- Script analitik kustom
- Chat widget script (Crisp, Tidio, Intercom)
- Script A/B testing
- Script yang tidak butuh diload di awal
Best practice web performance: taruh semua script pihak ketiga di Body End. Halaman load lebih cepat, konten muncul duluan, baru script dieksekusi.
Pixel IDs (Per-LP Override)
Secara default, pixel tracking diambil dari pengaturan toko. Bagian ini memungkinkan kamu override pixel ID khusus untuk LP ini — berguna kalau kamu punya beberapa ad account atau ingin tracking terpisah per kampanye.
| Field | Keterangan |
|---|---|
| Facebook Pixel ID | ID pixel Meta/Facebook untuk LP ini |
| TikTok Pixel ID | ID pixel TikTok Pixel Ads untuk LP ini |
| Google Tag Manager ID | GTM Container ID (format: GTM-XXXXXXX) |
| Snackvideo Pixel ID | ID pixel SnackVideo Ads |
Pixel Page Load Event
Event yang dikirim ke semua pixel saat halaman pertama kali dimuat:
| Nilai | Keterangan |
|---|---|
ViewContent |
(Default) — cocok untuk product page / landing page produk |
| Custom event | Bisa diisi nama event custom kalau kamu punya setup khusus |
Pakai override pixel kalau kamu:
- Punya beberapa brand/toko dalam satu akun Konvert
- Jalankan kampanye dari ad account yang berbeda
- Ingin pisahkan data analytics antara LP satu dengan yang lain
Social Proof (FOMO)
Fitur notifikasi pop-up yang muncul di sudut halaman, menampilkan pesan seperti "Budi dari Jakarta baru saja membeli produk ini". Tujuannya menciptakan efek FOMO (Fear of Missing Out) dan social proof.
Enable
Toggle untuk mengaktifkan/menonaktifkan fitur FOMO di LP ini.
Template Pesan
Pilih template atau buat pesan kustom:
"X orang baru saja membeli [nama produk]""X orang sedang melihat halaman ini"- Custom — tulis sendiri
Product Name Placeholder
Nama produk yang akan diisi di placeholder [nama produk] pada template pesan.
Position
Di sudut mana notifikasi FOMO muncul:
| Posisi | Kapan Pakai |
|---|---|
| Bottom Left | (Paling umum) — tidak mengganggu CTA yang biasanya di kanan atau tengah |
| Bottom Right | Kalau ada floating button di kiri |
| Top Left | Jarang — bisa mengganggu navigasi |
| Top Right | Jarang |
Theme
| Nilai | Tampilan |
|---|---|
| Light | Pop-up putih dengan teks gelap |
| Dark | Pop-up gelap dengan teks terang |
Animation
| Nilai | Efek masuk notifikasi |
|---|---|
| Slide Up | Muncul dari bawah — paling natural |
| Fade | Muncul perlahan — lebih subtle |
Timing Settings
| Setting | Penjelasan | Default Rekomendasi |
|---|---|---|
| Show Duration (detik) | Berapa lama notifikasi tampil sebelum hilang | 4–5 detik |
| Delay (detik) | Jeda antara satu notifikasi hilang dan notifikasi berikutnya muncul | 2–3 detik |
| Interval (detik) | Jeda setelah satu "batch" notifikasi selesai sebelum mulai lagi | 10–15 detik |
| Max Notifications | Berapa notifikasi maksimal yang ditampilkan sebelum berhenti | 5–10 |
Jangan set terlalu agresif (show duration panjang + delay pendek). Visitor akan cepat sadar ini "palsu" dan malah tidak percaya. Show 4 detik, delay 3 detik, interval 12 detik terasa lebih natural.
FOMO efektif tapi bisa merusak kepercayaan kalau terlihat tidak autentik. Pastikan pesan masuk akal untuk produkmu. Kalau produkmu baru, notifikasi "500 orang baru beli" akan terasa aneh dan kontraproduktif.
Quick Reference
| Section | Setting Terpenting |
|---|---|
| SEO | Meta title (60 char), meta description (155 char), OG image (1200×630) |
| Theme | Light / Dark / Custom |
| Colors | 5 token: Background, Foreground, Primary, Secondary, Accent |
| Fonts | Heading font, Body font |
| Container Width | Large (1024px) untuk kebanyakan LP |
| Custom Code | Head (meta/schema), Body End (publish + script tracking) |
| Pixel IDs | Override per-LP; Pixel event default = ViewContent |
| Social Proof | Enable + position + timing yang natural |
Siap buat landing page pertamamu?
Daftar Konvert gratis dan mulai jualan online hari ini.
Daftar Sekarang